Kamis, 02 Februari 2012

HIV/AIDS


HIV/AIDS
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Pendahuluan
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
LEBIH dari 60 juta orang dalam 20 tahun terakhir terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari jumlah itu, 20 juta orang meninggal karena Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Tahun 2001, UNAIDS (United Nations Joint Program on HIV/AIDS) memperkirakan, jumlah Orang Hidup Dengan HIV/AIDS (ODHA) 40 juta.
Kasus AIDS pertama kali ditemukan di Amerika Serikat, pada 1981, tetapi kasus tersebut hanya sedikit memberi informasi tentang sumber penyakit ini. Sekarang ada bukti jelas bahwa AIDS disebabkan oleh virus yang dikenal dengan HIV.

HIV merupakan bagian dari kelompok virus yang disebut Lentivirus yang ditemukan pada primata nonmanusia. Secara kolektif, Lentivirus diketahui sebagai virus monyet yang dikenal dengan nama Simian Immunodeficiency Virus (SIV). HIV merupakan keturunan dari SIV. Jenis SIV tertentu mirip dengan dua tipe HIV, yakni HIV- 1 dan HIV-2, yang menyerang salah satu sel dari darah putih yaitu sel limfosit.
Di Indonesia, kasus AIDS pertama kali ditemukan pada tahun 1987. Seorang wisatawan berusia 44 tahun asal Belanda meninggal di Rumah Sakit Sanglah, Bali. Kematian lelaki asing itu disebabkan AIDS.
Hingga akhir tahun 1987, ada enam orang yang didiagnosis HIV positif, dua di antara mereka mengidap AIDS. Sejak 1987 hingga Desember 2001, dari 671 pengidap AIDS, sebanyak 280 orang meninggal. HIV begitu cepat menyebar ke seluruh dunia. Ibarat fenomena gunung es di lautan, penderita HIV/AIDS hanya terlihat sedikit di permukaan.
Cara HIV/AIDS Ditularkan
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
AIDS adalah salah satu penyakit yang menular. Namun penularannya tak semudah seperti virus influenza atau virus-virus lainnya. Virus HIV dapat hidup di seluruh cairan tubuh manusia, akan tetapi yang mempunyai kemampuan untuk menularkan kepada orang lain hanya HIV yang berada dalam: darah, cairan vagina dan sperma.
Cara penularan HIV/AIDS yang diketahui adalah melalui:
  • Transfusi darah dari pengidap HIV;  
  • Berhubungan seks dengan pengidap HIV; 
  • Sebagian kecil (25-30%) ibu hamil pengidap HIV kepada janinnya.  
  • Alat suntik atau jarum suntik/alat tatoo/tindik yang dipakai bersama dengan penderita HIV/AIDS; serta 
  • Air susu ibu pengidap AIDS kepada anak susuannya.
http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/hiv1.jpg
Gejala Orang yang Terinfeksi HIV/AIDS
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Sebenarnya belum ada ditemukan gejala-gejala yang pasti untuk menentukan seseorang terkena HIV/AIDS kecuali harus melalui tes darah. Namun gejala-gejala yang umum orang yang tertular HIV/AIDS biasanya adalah:
  • Berat badan turun secara mencolok, biasanya lebih dari 10% dalam waktu 1 bulan;
  • Demam lebih dari 38oC, disertai keringat tanpa sebab yang jelas pada malam hari;
        http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/gbrh5_2.jpg
  • Diare kronis lebih dari 1 bulan;
         http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/gbrh5_3.jpg
  • Rasa lelah berkepanjangan;
  • Pembesaran kelenjar getah bening yang menetap, biasanya di sekitar leher dan lipatan paha;
  • Gatal-gatal;
  • Herpes kulit; serta
  • Kelainan lain pada kulit, rambut, mata, rongga mulut, alat kelamin dan lainnya.
             http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/hiv2.jpg
Mencegah HIV/AIDS
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Cara mencegah masuknya suatu penyakit secara umum di antaranya dengan membiasakan hidup sehat, yaitu mengkonsumsi makanan sehat, berolah raga, dan melakukan pergaulan yang sehat. Beberapa tindakan untuk menghindari dari HIV/AIDS antara lain:
      http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/gbrh8_1.jpg     http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/gbrh8_2.jpg       http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/gbrh6_1.jpg   http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/inject8.gif
  • Hindarkan hubungan seksual diluar nikah dan usahakan hanya berhubungan dengan satu pasangan seksual.
  • Pergunakan selalu kondom, terutama bagi kelompok perilaku resiko tinggi. 
  • Seorang ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata positif HIV sebaiknya jangan hamil, karena bisa memindahkan virusnya kepada janin yang dikandungnya. Akan bila berkeinginan hamil hendaknya selalu berkonsultasi dengan dokter.
  • Orang-orang yang tergolong pada kelompok perilaku resiko tinggi hendaknya tidak menjadi donor darah.
  • Penggunaan jarum suntik dan alat tusuk lainnya seperti; akupunktur, jarum tatto, jarum tindik, hendaknya hanya sekali pakai dan harus terjamin sterilitasnya. 
  • Jauhi narkoba, karena sudah terbukti bahwa penyebaran HIV/AIDS di kalangan panasun (pengguna narkoba suntik) 3-5 kali lebih cepat dibanding perilaku risiko lainnya. Di Kampung Bali Jakarta 9 dari 10 penasun positif HIV.
Persepsi Salah Tentang HIV/AIDS
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang sampai sekarang belum ditemukan obat dan vaksinnya yang benar-benar bermanfaat untuk mengatasi AIDS. Itulah sebabnya AIDS merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. Munculnya anggapan yang salah terhadap tindakan dan prilaku sehubungan dengan HIV/AIDS semakin mengukuhkan penyakit ini untuk ditakuti.
Oleh sebab itu perlu diketahui bahwa HIV/AIDS tidak menular melalui:
  • Bekerja bersama orang yang terkena infeksi HIV.
  • Gigitan nyamuk atau serangga lain.
  • Sentuhan tangan atau saling pelukan.
  • Hubungan Seks dengan menggunakan kondom.
  • Penggunaan alat makan bersama.
  • Penggunaan toilet bersama.
  • Semprotan bersin atau batuk.
 http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_13/Image/hiv3.jpg
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gifCopyright © 2010 Edukasi.net. All rights reserved.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar